Sinkronisasi Prioritas Kawasan Strategis, Perbatasan dan Daerah Tertinggal

Print
Berita-1

JAKARTA - Dalam upaya menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, Direktur Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal Bappenas Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP mengadakan rapat dengan 28 kementerian/lembaga (K/L). Rapat ini diselenggarakan di ruang SG 3, Selasa (17/11), pukul 09.30 WIB – 16.30 WIB dengan tujuan melakukan koordinasi dan sinkronisasi serta penyempurnaan rancangan RPJMN dalam bidang kawasan strategis, kawasan perbatasan dan daerah perbatasan.

“Hari ini kita mencoba membahas lebih detail, baik itu narasi maupun matriks yang sudah disiapkan, dan menggali masukan dari Bapak/ Ibu sekalian. Kita juga ingin melihat koneksitas antara Rencana Strategis dengan RPJMN yang telah disiapkan,” ujar Pak Suprayoga Hadi dalam paparan membuka rapat.

Topik yang dibahas dalam rapat meliputi pemahaman narasi yang berisi kondisi umum, permasalahan, sasaran, dan kebijakan RPJMN 2010 -2014; penelaahan matriks yang berisi fokus prioritas, kegiatan prioritas, indikator (outcome/output), target dan anggaran per tahun; kegiatan prioritas yang telah mengakomodir hasil exercise restrukturisasi K/L; kegiatan prioritas yang belum mendapatkan pendanaan; mengkonfirmasi sasaran yang terdapat dalam matriks RPJMN dengan Rencana Strategis K/L; mengkonfirmasi pembidangan kegiatan prioritas dalam matriks ke dalam RPJMN Buku II dan menyesuaikan daftar lokasi yang terdapat dalam RPJMN dengan daftar yang dimiliki K/L. (Humas)